Kopi, yang telah lama dikenal sebagai minuman favorit, kini terbukti memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan, termasuk potensi memperpanjang umur.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Menurut pakar kesehatan, konsumsi kopi dalam jumlah moderat dapat memberikan perlindungan pada sel, sehingga membantu melawan proses penuaan.
Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Kopi
Menurut Dan Buettner, peneliti yang memperkenalkan istilah 'Blue Zones', kopi layak disebut sebagai salah satu minuman sehat terbaik. Penelitian terkini menunjukkan bahwa kopi berperan dalam melindungi telomer, bagian dari kromosom manusia yang berfungsi menjaga integritas DNA.
Telomer cenderung memendek seiring bertambahnya usia, namun konsumsi kopi antara tiga hingga empat cangkir per hari berhubungan dengan telomer yang lebih panjang. Temuan ini menandakan bahwa kopi dapat memperlambat proses penuaan pada tingkat sel.
Sally Poon, seorang ahli gizi dari Hong Kong, menegaskan bahwa khasiat kopi tidak hanya terletak pada kafein. Senyawa bioaktif seperti asam klorogenat dan polifenol dalam kopi juga memberikan efek pelindung pada sel dengan mengurangi stres oksidatif dan peradangan.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Efek Positif dari Konsumsi Kopi Decaf
Menariknya, manfaat kesehatan dari konsumsi kopi juga dapat diperoleh oleh peminum kopi decaf. Meskipun minim kafein, antioksidan dalam kopi decaf tetap memberikan perlindungan bagi jantung dan memperlambat penuaan sel.
Keberadaan senyawa bioaktif, tidak hanya kafein, menjadi penentu utama dari manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh kopi. Para peminum kopi decaf tetap bisa mendapatkan efek protektif yang sama dengan peminum kopi berkafein.
Selain itu, dari berbagai penelitian, kopi terbukti dapat meningkatkan suasana hati serta mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, penyakit Parkinson, Alzheimer, dan penyakit jantung.
Panduan Mengonsumsi Kopi Secara Sehat
Walaupun memiliki banyak manfaat, para ahli merekomendasikan untuk mengonsumsi kopi dalam dosis moderat, yakni sekitar tiga hingga empat cangkir per hari. Konsumsi berlebihan, di atas lima cangkir, dapat meningkatkan risiko stres oksidatif.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa waktu konsumsi juga penting, di mana minum kopi di pagi hari terkait dengan penurunan risiko kematian. Selain itu, menghindari penambahan gula, sirup, atau krimer yang tinggi kalori sangat dianjurkan.
Bagi kelompok tertentu, seperti ibu hamil atau yang memiliki gangguan kecemasan dan irama jantung, berkonsultasi dengan dokter sebelum meningkatkan konsumsi kopi sangat disarankan.
Baca juga: 5 Kota di Indonesia yang Pas untuk Liburan Sendirian
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: