Kualitas tidur yang baik menjadi semakin sulit dicapai oleh banyak individu, sehingga kebutuhan akan pelatih tidur atau sleep coach semakin meningkat. Profesi ini fokus pada membantu orang tanpa ketergantungan pada obat-obatan untuk mengatasi masalah tidur yang dihadapi.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Vishal Dasani, seorang sleep and recovery coach bersertifikasi yang telah beroperasi sejak 2020, menawarkan layanan untuk menganalisis kebiasaan tidur dan memberikan strategi yang efektif untuk mencapai tidur yang lebih baik.
Definisi dan Tugas Sleep Coach
Pelatih tidur bertugas untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya tidur bagi kesehatan. Mereka tidak hanya membantu klien untuk tidur lebih baik, tetapi juga mendidik mereka tentang kebiasaan tidur yang sehat.
Vishal Dasani menjelaskan, "Juga mereka yang mengalami masalah tidur seperti insomnia, gimana saya bisa membantu mereka untuk mengembalikan tidur mereka tanpa harus kembali lagi mengandalkan obat-obatan." Penjelasan ini menunjukkan bahwa metode yang digunakan bersifat edukatif dan preventif.
Baca juga: Pecat Anggota Polri Terkait Kematian Ojol, Kompol Cosmas Kaju Gae Jadi Sorotan
Perbedaan antara Sleep Coach dan Somnolog
Dalam dunia medis terdapat somnolog atau dokter somnologi yang mengkhususkan diri dalam menangani gangguan tidur. Dokter ini terlatih untuk mendiagnosis dan mengobati berbagai masalah tidur seperti insomnia dan sleep apnea melalui pendekatan medis.
Vishal menekankan, "Sebagai seorang sleep coach, saya tidak berwenang meresepkan obat. Sedangkan sleep doctor punya wewenang untuk meresepkan obat." Hal ini memperjelas bahwa sleep coach lebih fokus pada pendekatan non-farmakologis dan mendidik klien daripada sekadar mengobati.
Siapa yang Membutuhkan Bantuan Sleep Coach?
Profesi sleep coach menarik perhatian individu yang berjuang dengan masalah tidur, terutama mereka yang mengalami insomnia kronis. Vishal mencatat banyak kliennya adalah mereka yang ingin melepaskan diri dari ketergantungan obat tidur.
Selain itu, pelatih tidur juga melayani atlet yang ingin meningkatkan performa mereka melalui kualitas tidur yang lebih baik. "Kedua, mereka yang ingin meningkatkan kualitas tidurnya atau mereka-mereka yang ingin meningkatkan kualitas recovery-nya," ujar Vishal.
Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: