Jumat, 28 NOVEMBER 2025 • 14:20 WIB

Meningkatnya Minat terhadap Masakan Tradisional Indonesia di Tahun 2025

Author

Meningkatnya Minat terhadap Masakan Tradisional Indonesia di Tahun 2025

Tahun 2025 diprediksi menjadi titik balik dalam minat masyarakat terhadap masakan tradisional Indonesia, di mana masakan Nusantara semakin mendapat perhatian karena keunikan rasa dan kekayaan bahan bakunya.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan

Artikel ini membahas sepuluh masakan khas Indonesia yang paling banyak dicari, lengkap dengan tips dan resep pengerjaannya untuk memperkaya pemahaman pembaca.

1. Rendang

Rendang adalah salah satu masakan daging yang berasal dari Sumatera Barat dan terkenal berkat bumbu rempah yang kaya serta proses memasak yang membutuhkan waktu lama.

Proses pembuatan rendang diawali dengan menumis bumbu halus seperti cabai, bawang merah, bawang putih, jahe, dan kunyit, sebelum daging ditambahkan dan dimasak dalam santan hingga mengental.

2. Nasi Goreng

Nasi goreng menjadi salah satu hidangan ikonik yang umum ditemukan di seluruh Indonesia, biasanya disajikan dengan telur, ayam, atau udang, dan bumbu yang khas.

Dalam teknik pembuatan nasi goreng yang baik, nasi harus benar-benar kering agar tidak lengket, dan penambahan kecap manis memberikan rasa manis yang khas.

3. Sate

Sate adalah hidangan daging yang ditusuk dan dibakar, dan nikmat apabila disantap dengan bumbu kacang yang kaya rasa.

Setiap daerah di Indonesia memiliki variasi sendiri dalam menyajikan sate, seperti sate ayam, sate kambing, dan sate ikan, di mana pemilihan daging berkualitas serta marinasi yang tepat menjadi kunci utama pada pembuatan sate.

4. Soto

Soto merupakan sup tradisional yang dapat ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, dengan variasi bahan dasar yang bervariasi, seperti soto ayam, soto daging, dan soto mie.

Pembuatan soto biasanya melibatkan kaldu yang kaya rasa dari rebusan daging dan berbagai rempah, yang memberikan cita rasa khas dan menggugah selera.

5. Gado-Gado

Gado-gado adalah salad sayuran yang disajikan dengan saus kacang, kaya akan serat dan nutrisi berkat kombinasi sayuran segar yang beragam.

Baca juga: iPhone 17 Series: Tanpa SIM Tray, Hanya Mengandalkan eSIM

Pembuatan gado-gado mencakup perebusan sayuran dan pencampuran saus kacang yang kental, memberikan kesegaran serta kelezatan pada setiap gigitan.

6. Bakso

Bakso adalah bola daging yang biasanya terbuat dari daging sapi atau ayam dan sering disajikan dalam kuah kaldu, sangat populer terutama di saat cuaca dingin.

Kunci untuk membuat bakso yang kenyal dan lezat terletak pada pencampuran daging dengan tepung tapioka dalam proporsi yang tepat.

7. Ayam Penyet

Ayam penyet adalah hidangan ayam yang digoreng dan disajikan dengan sambal pedas serta nasi putih, terkenal dengan rasa pedas yang menggugah selera.

Penyajian ayam penyet yang baik melibatkan proses penekanan ayam setelah digoreng, yang menghasilkan tekstur khas dan cita rasa yang lebih nikmat.

8. Ikan Bakar

Ikan bakar adalah masakan yang menggunakan berbagai jenis ikan segar yang dibumbui dan kemudian dibakar, masakan ini disukai karena rasanya yang unik.

Marinasi ikan dengan bumbu sebelum dipanggang penting untuk memastikan bahwa rasa bumbu meresap ke dalam daging ikan.

9. Kari

Kari adalah masakan berkuah kental yang kaya rempah, umumnya menggunakan daging atau sayuran, dengan setiap daerah memiliki resep yang berbeda-beda.

Penggunaan santan dalam kari memberikan rasa lezat dan creamy, menjadikannya hidangan yang sangat mengenyangkan.

10. Pempek

Pempek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan tepung sagu, disajikan dengan kuah cuko yang asam dan pedas.

Pembuatan pempek memerlukan teknik menguleni yang baik untuk mendapatkan tekstur yang pas, sedangkan cuko disiapkan dari campuran air, gula merah, dan cuka.

Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU