BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 29 JANUARI 2026 • 20:30 WIB

Mengapa Kita Terus Membandingkan Diri dengan Orang Lain?

Mengapa Kita Terus Membandingkan Diri dengan Orang Lain?Mengapa Kita Terus Membandingkan Diri dengan Orang Lain?

Membandingkan diri dengan orang lain adalah fenomena umum yang sering dialami banyak orang. Proses ini seringkali dimotivasi oleh berbagai faktor psikologis dan sosial yang mendalam.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Kebiasaan ini dapat berpengaruh signifikan terhadap rasa percaya diri dan kepuasan hidup seseorang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa perbandingan sosial bisa memicu rasa iri sekaligus memberikan motivasi.

Pengertian Perbandingan Sosial

Perbandingan sosial adalah proses evaluasi diri yang dilakukan individu dengan membandingkan diri mereka dengan orang lain. Ini bisa terjadi dalam berbagai konteks, termasuk pencapaian karir, penampilan fisik, atau gaya hidup.

Konsep ini diperkenalkan oleh Leon Festinger pada tahun 1954, yang mengemukakan bahwa individu memiliki kebutuhan alami untuk mengevaluasi diri, sehingga perbandingan dengan orang lain menjadi suatu keharusan.

Baca juga: 5 Kota di Indonesia yang Pas untuk Liburan Sendirian

Faktor Penyebab

Salah satu alasan utama mengapa orang membandingkan diri adalah untuk menilai posisi mereka dalam masyarakat. Informasi yang disajikan di media sosial seringkali memperkuat dorongan ini, karena individu biasanya memamerkan pencapaian ideal mereka.

Lingkungan sosial juga berpengaruh besar dalam memicu perbandingan ini. Sebagai contoh, individu yang berada dalam kelompok sosial yang kompetitif cenderung merasa perlu untuk membandingkan diri lebih sering.

Dampak dari Perbandingan Sosial

Membandingkan diri dengan orang lain bisa menghasilkan dampak positif maupun negatif. Secara positif, kebiasaan ini dapat memotivasi seseorang untuk berusaha lebih keras, namun di sisi lain bisa menyebabkan stress dan ketidakpuasan.

Dalam sejumlah penelitian ditemukan bahwa individu yang sering melakukan perbandingan sosial cenderung memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih rendah. Ini disebabkan oleh fokus mereka pada apa yang tidak mereka miliki, alih-alih merasa bersyukur untuk apa yang telah mereka capai.

Baca juga: Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengapa Kita Terus Membandingkan Diri dengan Orang Lain?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!