BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 10 JULI 2025 • 06:03 WIB

Kesalahan Umum yang Memicu Pemborosan Bahan Bakar Saat Berkendara

Kesalahan Umum yang Memicu Pemborosan Bahan Bakar Saat BerkendaraGenerated by Journalist AI

santaitalks.com – Kebiasaan berkendara yang buruk sering kali menjadi penyebab pemborosan bahan bakar, meskipun banyak dari kita tidak menyadarinya. Mari kita telusuri kesalahan-kesalahan yang kerap dilakukan dan bagaimana cara untuk menghindarinya.

1. Mengemudi dengan Kecepatan Tinggi

Berkendara dengan kecepatan tinggi adalah kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh pengemudi. Menurut penelitian, berkendara di atas kecepatan 100 km/jam dapat meningkatkan konsumsi bensin hingga 20 persen.

Teknik mengemudi yang agresif, seperti akselerasi mendadak dan pengereman yang keras, memperburuk efisiensi bahan bakar. Mengemudi dengan lebih tenang dan stabil dapat menghemat bensin serta memperpanjang umur mesin.

2. Beban yang Berlebih

Membawa beban berlebih pada mobil dapat berdampak besar terhadap konsumsi bensin. Jika kita sering membawa barang-barang tidak perlu di bagasi, saatnya untuk lebih selektif ketika berkendara.

Setiap tambahan berat membuat mesin bekerja lebih keras, yang pada akhirnya meningkatkan penggunaan bahan bakar. Oleh karena itu, hanya bawa barang yang benar-benar diperlukan.

3. Kurangnya Pemeliharaan Rutin

Pemeliharaan rutin kendaraan sering kali diabaikan, padahal ini penting untuk efisiensi bahan bakar. Filter udara yang kotor atau tidak terawat dapat menghambat aliran udara ke mesin, menyebabkan pemborosan bensin.

Tekanan ban yang tidak sesuai juga mempengaruhi konsumsi bahan bakar. Memastikan bahwa ban dalam kondisi baik dan sesuai tekanan adalah langkah sederhana yang berdampak besar pada efisiensi bensin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kesalahan Umum yang Memicu Pemborosan Bahan Bakar Saat Berkendara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!